Mosasaurus, si "T-Rex lautan".
"Beneran ga sih kalo dia itu ukurannya segede yang ada di film Jurassic World?"
Ternyata oh ternyata, Mosasaurus itu ukurannya ngga segede yang ada di film Jurassic World.
Tapi nih, sebelum kita masuk ngebahas ukurannya, kita kenalan dulu dong sama Mosasaurus nya sendiri, gaenak kali baru kenal udah main bahas ukuran aja.
Sumber: https://dinosaurpictures.org/Mosasaurus-pictures
Mosasaurus, seperti halnya Plesiosaurus di pembahasan kita yang sebelum ini. Dia ini juga bukan termasuk kategori dinosaurus, diapun juga sama-sama seekor reptil laut. Dia hidup di zaman Kapur Akhir, kira-kira 70 sampai 66 juta tahun yang lalu, tepatnya pada masa akhir periode Mesozoikum.
Dibanding sama Plesiosaurus, Mosasaurus ini tuh bisa dibilang "anak baru" dia berevolusi dari yang awalnya kadal darat kisaran 98 juta tahun lalu, sampai 20 juta tahun kemudian dia berevolusi jadi raksasa yang kita lihat. Bisa dibilang, 20 juta tahun itu masa evolusi yang sangat cepat. Nah karena evolusinya yang terbilang cepat itu, dia juga jadi penguasa rantai makanan, bener-bener rise and shine banget pokoknya.
Nah karena bertengger sebagai pemuncak rantai makanan nih, otomatis dia juga makan apa aja, baik dari hiu, ikan besar, cumi-cumi raksasa, Plesiosaurus lain, penyu, dan... yah, sesama Mosasaurus pun juga disantap. Bisa dibilang laut itu buffet ayce nya Mosasaurus deh.
Nama umum: Mosasaurus
Nama ilmiah: Mosasaurus
Tipe: Hewan Zaman Kapur Akhir, Hewan Karnivora
Ukuran: Panjangnya sekitar 15-17 meter. Tingginya berkisar 2 sampai 3 meter
Berat: 15 sampai 25 ton
Nama ilmiah: Mosasaurus
Tipe: Hewan Zaman Kapur Akhir, Hewan Karnivora
Ukuran: Panjangnya sekitar 15-17 meter. Tingginya berkisar 2 sampai 3 meter
Berat: 15 sampai 25 ton
Awal Mula Penemuan
Mosasaurus ini pertama kali ditemukan di tambang kapur yang ada di Maastricht, Belanda, tepatnya di akhir abad ke-18. Sekitar tahun 1764, bagian dari tengkorak pertama ditemukan oleh seorang penambang di Maastricht. Awalnya fosil ini dianggap sebagai fosil dari buaya besar atau paus. Tapi pas tahun 1780-an, naturalis Belanda bernama Pieter Camper mulai mempelajari fosil tengkorak itu dan mengkaitkannya sama kadal-kadal besar yang berbeda dari hewan-hewan yang dikenal saat itu.
Nama "Mosasaurus" sendiri berasal dari kata "Mosa", nama Latin untuk Sungai Meuse yang mengalir dekat Maastricht, dan "saurus", yang artinya kadal dalam bahasa Yunani. Nama genus ini diberikan oleh William Daniel Conybeare pada tahun 1822, setelah kajian lebih lanjut dari sisa-sisa fosil tadi, akhirnya beliau mengambil kesimpulan kalau fosil ini adalah genus baru reptil yang belum pernah diketahui sebelumnya.
Kehidupan dan Kepunahan
Seperti yang sudah ditulis diatas tadi, dia hidup kira-kira 70 sampai 66 juta tahun yang lalu. Bisa dibilang tahun-tahun ini juga sebuah fase terakhir sebelum semua "monster" purba punah.
Dia kan juga statusnya apex predator, atau puncak rantai makanan, yang berarti semuanya bisa ia makan, gak terkecuali sesama Mosasaurus. Ini bisa terjadi karena predator laut saingannya kaya Pliosaurus udah mulai punah, Ichtyosaurus? Udah punah duluan. Jadinya ya gak ada yang berani buat menantang dominasinya di lautan.
Nah, karena dia ini apex predator, pastinya dia punya senjata utama buat berburu dong. Mosasaurus ini senjata utamanya adalah adanya dua set gigi di langit-langit mulutnya. Selain gigi utamanya di rahang, dia punya satu set gigi ekstra yang lebih kecil di langit-langit mulutnya, atau bisa disebut sebagai pterygoid teeth. Fungsinya tuh bukan cuman buat ngunyah, tapi buat ngunci mangsanya juga, jadi kalau mangsanya udah kegigit atau ketangkep dia, otomatis dia gak akan bisa yang namanya mundur ataupun lolos. Jalannya cuman satu, ke tenggorokannya.
Fosil Mosasaurus seringkali ditemuin dalam keadaan yang udah babak belur. Banyak tulang rusuk yang patah, tapi udah menyatu lagi(sembuh) atau tengkorak yang ada bekas gigitan Mosasaurus lain. Nah darisini nunjukkin kalo Mosasaurus ini bener-bener hewan teritorial yang agresifnya bukan main. Bisa aja mereka berantem satu sama lain, perkara wilayah ataupun pasangan.
Banyak yang ngira kalau Mosasaurus ini punahnya karena ledakan asteroid, atau kebakar. Padahal kenyataannya, kepunahan mereka itu jauh lebih lambat dan menyiksa.
Sekitar 66 juta tahun yang lalu, asteroid yang lebarnya sekitar 10 kilometer ngehantam Bumi, tepatnya di Meksiko. Asteroid itu dikenal sebagai Asteroid Chicxulub. Nah, dampak dari ini bisa dibilang instan buat mereka yang ada di deket titik jatuhnya, soalnya kan langsung terhempas tsunami raksasa sama panas ekstrem. Tapi kan Mosasaurus tersebar tuh di seluruh dunia, jadi ya bisa dibilang yang membunuh para Mosasaurus ini bukanlah ledakannya.
Terus apa dong? Nah, efek dari ledakan ini tuh berantai, dampak dari asteroid ini bikin debu dan sulfur nutupin atmosfer Bumi selama berbulan-bulan, atau mungkin bertahun-tahun lamanya. Jadi otomatis sinar Matahari ketutup dong. Dari ketutupnya matahari ini, fitoplankton (tanaman mikroskopis di laut) mati massal karena gak bisa berfotosintesis. Berlanjut tuh ke zooplankton sama ikan-ikan kecil mati karena gak ada fitoplankton. Karena ikan-ikan kecil sama zooplankton mati, ikan-ikan besar, cumi-cumi, dan Ammonites yang pada saat itu makanan favoritnya Mosasaurus, juga ikut mati kelaparan.
Dari rangkaian kejadian ini, sampailah ke Mosasaurus yang bisa dibilang jatah makan nya pun ikut berkurang. Bayangkan aja seekor apex predator, yang metabolisme nya kenceng, dan harus banyak dapet asupan kalori, ngelihat hal kaya gini, mereka loyo dong jadinya. Sampai pada akhirnya merekapun mati satu persatu. Ironisnya lagi, sebelum asteroid itu mencium bumi, Mosasaurus beneran lagi ada di puncak kejayaannya. Lagi gencar banget tuh mereka berevolusi, jadi ya bayangin aja kalo semisal itu asteroid meleset dikit aja, ibaratkan nyerempet bumi doang. Pasti laut kita sekarang-sekarang ini isinya bukan paus, tapi kadal raksasa yang satu ini.
Lumayan panjang juga ya tulisan kali ini, bisa dibilang salah satu hewan prasejarah yang paling kusuka soalnya, jadi ya panjang-panjang dikit bolehla, hehe. Nah kira-kira segini dulu aja buat pembahasan soal Mosasaurus, kalau ada yang mau ditambahin atau mungkin mau request, boleh banget ditulis aja di kolom komentar, pasti dibaca kok. Sekian ya buat tulisanku kali ini, sampai jumpa di artikel selanjutnya!!
Comments
Post a Comment