Deinocheirus: Ketika Tangan Freddy Krueger Nempel di Badan Bebek Raksasa

Iya, kalian ngga salah baca, kami memang ngebawa Freddy Krueger lagi kedalam tulisan kami, tapi kali ini beda, ngga kaya artikel sebelumnya yang soal Therizinosaurus. Kita langsung cut the chase aja kali ya, soalnya juga kalo kalian udah baca artikel sebelumnya, kalian juga pasti paham betul kenapa kita bawa-bawa nama Freddy Krueger lagi.

Katakanlah kalau ada penghargaan untuk dinosaurus paling misterius, sekaligus paling mengecewakan ekspektasi warga, Deinocheirus pasti langsung juara, paling depan. Kok bisa begitu? Kenapa tuh kira-kira? Yak, selama hampir setengah abad lamanya, makhluk ini tuh cuman dikenal dari sisa fosil berupa sepasang lengan raksasa yang panjangnya 2,4 meter. Fosil ini pun juga ditemuin di gurun Mongolia, dan ya itu, cuman tangannya aja. Gak ada fosil ekor, fosil kepala, bahkan fosil badan sekalipun. Bener-bener tangannya aja.

Dari sini, imajinasi orang-orang langsung liar, ya bayangin aja tangan segede itu, belum lagi kuku-kuku tajam yang kayak sabit itu, pastinya ilmuwan dan ilustrator jaman dulu kaya langsung menggambarkan si Deinocheirus inin sebagai predator yang haus darah, super ganas. Ada yang gambarin dia macam T-Rex tapi tangannya panjang buat mencabik mangsa, ada yang bilang juga kalo dia bentuknya kayak sloth raksasa yang manjat tebing, seram dan badass begitu. Soalnya, dari namanya aja nih, "Deinocheirus" yang artinya "Tangan yang Mengerikan". Udah garang banget dong pasti kedengerannya, kan?

Tapi, setelah akhirnya sisa-sisa fosil ditemukan melalui proses dan drama pencurian yang sampe berjilid-jilid panjangnya, dunia paleontologi tuh kayak langsung hening aja gitu. Ya gimana nggak? Ini semacam the biggest letdown gitu. Karena ternyata, pemilik tangan yang digadang-gadang "Pembunuh super ganas dan haus darah" ini tuh, ternyata malah sebaliknya. Wujud aslinya sendiri seekor dinosaurus bungkuk, perutnya buncit kayak gentong, punya paruh bebek, ada punuk juga di punggung, dan kemungkinan besar jalannya juga goyang stecu. Ibarat kata, kita dapet match di bumble nih, diliat dari foto keliatannya estetik, cakep, pandai merawat diri, kelihatan tipe gue banget, eh pas ketemu ternyata bebek raksasa yang hobinya nyemilin ikan. Itulah Deinocheirus.

Meskipun bentukannya aneh begitu, dia tetaplah salah satu makhluk prasejarah yang menakjubkan, dia jadi salah satu bukti nyata kalau evolusi itu suka asal-asalan aja. Ngegabungin fitur-fitur yang saling gak nyambung, kedalam satu hewan.

Sumber: https://dino.fandom.com/wiki/Deinocheirus

Data Ilmiah: Frankenstein dalam Dunia Dinosaurus

Nah, langsung aja, disini kita bakal bedah spesifikasi teknisnya. Deinocheirus mirificus sendiri bisa diartikan sebagai Tangan Mengerikan yang Aneh/Menakjubkan. Dia ini adalah anggota terbesar dari keluarga Ornithomimosauria. Biasanya, anggota dari keluarga ini punya sebutan sebagai "Dinosaurus peniru burung unta" karena bentuk tubuhnya yang ramping, kaki yang panjang, serta pelari handal. Tapi nih, Deinocheirus justru gak punya semua itu, gede doang tapi gak bisa ngapa-ngapain. 
Panjang tubuhnya sendiri bisa sampai 11 meter, tingginya sekitar 5 meter, dan beratnya sendiri berkisar antara 6,4 sampai 7 ton. Dengan spesifikasi seperti ini, bisa dikatakan dia setara atau bahkan sedikit lebih tinggi dari T-Rex. Bedanya, kalo T-Rex itu otot pembunuh, Deinocheirus ini isinya lemak sama tulang yang bentukannya aneh.

Spesifikasi lain yang bisa dimention disini adalah struktur anatominya yang bisa dibilang kayak gado-gado. Gimana engga? Kita mulai dari tangannya dulu deh, lengan depannya bisa sepanjang 2,4 meter, dengan 3 cakar tajam yang melengkung, bisa dibilang lengan terpanjang dari semua dinosaurus bipedal (berjalan dengan dua kaki). Kemudian kepalanya, tengkoraknya sendiri panjangnya bisa lebih dari 1 meter, tapi dia tuh ompong, gak ada satupun gigi yang nempel. Bentuk mulutnya melebar di ujung, ya bisa dibilang kayak paruh bebek begitu lah. Terus ada pula struktur punggungnya, tulang belakangnya punya duri-duri syaraf (neural spines) yang sangat tinggi di bagian tengah, ngebentuk struktur mirip punuk tinggi. Mungkin fungsinya buat menopang otot perutnya yang besar itu, atau mungkin, buat pamer aja? Terakhir, kakinya. Kakinya tuh pendek dan gemuk buat ukuran ornithomimosaur, udah gitu kuku nya juga tumpul, nggak tajam. Menandakan kalau dia tuh bukan seekor pelari handal, tapi pejalan santai yang butuh kestabilan di tanah yang lunak.

Untuk dietnya, isi perut fosil Deinocheirus ini ngasih petunjuk emas. Soalnya di area perutnya tuh ditemuin gastrolith (batu penggiling makanan) yang biasanya ada di hewan-hewan herbivora. Tapi... juga ditemukan adanya sisa-sisa tulang-tulang ikan. Kesimpulannya, dia adalah seekor omnivora.

Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Deinocheirus

Ilustrasi berdasarkan temuan pertama. Sumber: ThoughtCo/Luis Rey

Awal Mula Penemuan

Kisah penemuan Deinocheirus ini bisa dibilang layak banget buat dijadiin film dokumenter Netflix karena banyaknya misteri dan kriminalitas yang menyelimutinya.
Semuanya dimulai pada tanggal 9 Juli 1965. Sebuah ekspedisi gabungan Polandia-Mongolia yang dipimpin oleh seorang paleontolog wanita tangguh bernama Zofia Kielan-Jaworowska, menemukan sesuatu yang aneh di Formasi Nemegt, Gurun Gobi, Mongolia. Di sebuah bukit pasir, menyembul sepasang lengan raksasa. Cuman lengannya, plus beberapa tulang rusuk dan tulang belikat, sisanya hilang. Ketika dideskripsikan pada tahun 1970, dunia heboh. Lengan itu jauh lebih besar dari lengan T-Rex. Karena minimnya data pada saat itu, Deinocheirus pun berakhir jadi urban legend di buku-buku dinosaurus selama puluhan tahun lamanya.

Nah, baru pada awal 2000-an, dua kerangka baru Deinocheirus ditemukan di Mongolia. Tapi, sebelum para ilmuwan resmi sempat menelitinya, para pemburu fosil ilegal somehow bisa dapet duluan. Mereka ngambil bagian-bagian penting kayak tengkorak, tangan, dan kaki, kemudian nyelundupin fosil-fosil itu ke luar negeri. Ilmuwan cuman nemuin sisa-sisa badan tanpa kepala yang dirusak di TKP. Fosil-fosil curian itu ternyata dijual ke kolektor pribadi di Eropa. Untungnya, lewat negosiasi alot dan kerjasama internasional, fosil-fosil itu akhirnya bisa diserahkan ke ilmuwan buat dipulangkan ke Mongolia pada tahun 2014. Tim peneliti yang dipimpin oleh Yuong-Nam Lee akhirnya bisa menyatukan kepingan puzzle tersebut. Bagian tubuh yang ditinggal di gurun kemudian dicocokkan dengan kepala dan tangan yang sempat dicuri itu, dan ternyata hasilnya klop. Pada tahun itu juga, jurnal Nature merilis sosok asli Deinocheirus, dunia pun tahu bahwa yang selama ini mereka anggap sebagai monster itu, ternyata cuman bebek ukuran XXL.

Sumber: ThoughtCo/Wikimedia Commons

Kehidupan dan Kepunahan

Meskipun fosilnya ditemukan di Gurun Gobi yang panas nan tandus, faktanya 70 juta tahun yang lalu atau tepatnya pas Zaman Kapur Akhir, Formasi Nemegt adalah tempat yang sangat basah. Karena dulunya tempat itu adalah daerah delta sungai besar dengan hutan lebat dan rawa-rawa yang luas.

Di lingkungan ini, Deinocheirus hidup sebagai tukang bersih-bersih. Setiap harinya dia habiskan di pinggir sungai atau paling nyebur sedikit-sedikit ke perairan dangkal. Paruh sensitifnya itu dia pake buat meraba-raba dasar sungai yang berlumpur, buat nyari tanaman air lunak, bangkai, ataupun ikan yang gak sengaja kesedot masuk. Terus, lengan raksasanya yang bikin gempar ilmuwan itu buat apa?Kemungkinan besar fungsinya ada dua, buat ngumpulin atau narik dahan-dahan tanaman air ke mulutnya, atau nggak buat jadi alat pertahanan diri. Gini-gini walaupun mukanya aneh, dia tetep 7 ton gedenya. Kalau ada predator yang macem-macem, dicolek pake itu kan juga pasti kerasa kan ya?

Sama seperti kawan-kawan yang lainnya, kisah Deinocheirus ini berakhir mendadak 66 juta tahun yang lalu. Peristiwa kepunahan massal K-Pg (asteroid) menghancurkan ekosistem basah Formasi Nemegt. Tak bosan-bosan kami jelaskan, urutan peristiwa itu lagi. Tanaman mati dan mengering, rantai makanan pun putus. Akibat kesulitannya beradaptasi, jadinya ya punah deh.

Lumayan panjang yah tulisan kali ini, kira-kira kalau ada saran atau masukan, atau mungkin teman-teman mau request buat hewan prasejarah apa yang mau dibahas, boleh banget bisa ditulis di kolom komentar dibawah. Terimakasih teman-teman yang sudah menyempatkan untuk membaca, dan sampai jumpa di kesempatan selanjutnya! Ciao!

Comments

Popular posts from this blog

Mosasaurus, si "T-Rex lautan".

Special Segment Talk!

Dinosaurus ini giginya ada 500?!